MATERIA MEDICA HOMOEOPATHY
ACONITE
(Aconitum napellus)
Aconite termasuk kedalam famili Ranunculaceae, tumbuh dipegunungan Eropa, Rusia, dan Asia Tengah. Nama lain dari aconite adalah monk,s-shood; wolf, bone; blue rocket; friar,s cap. Dalam pengobatan Homoeopathic, Aconite diindikasikan untuk : takut yang tidak beralasan; terpapar udara dingin dan kering, penyakit akut yang tiba-tiba dan hebat, kurang istirahat, restlessness, kebas dan menggelenyar tingling.
ALLIUM CEPA
(Allium cepa)
Allium Cepa termasuk famili Liliceae, banyak tumbuh di kebun atau ditanam dipot, di Indonesia dikenal dengan sebutan bawang merah (red union). Bawang merah dipergubakan sebagai obat sejak ratusan tahun silam, yang dipergunakan secara eksternal maupun internal. Dalam pengobatan Homoeopathic diindikasikan untuk : bersin-bersin, batuk; mata dan hidung berair; demam dan hayfever.
ANACARDIUM
(Anacardium occidentale)
Anacardium termasuk famili Anacardiaceae, tumbuhan ini banyak ditanam dikebun-kebun dan dibudidayakan sebagai tanaman buah. Nama lain dari Anacardium adalah ; Jambu Monyet, Jambu Mete, Jambu Mede, Gaju. Anacardium diindikasikan untuk : phobia dan nervous; daya ingat menurun; cemas dan berkhayal; sakit otot, lepra dan penyakit kulit.
APIS
(Apis millefica)
Dalam sejarah peradaban manusia lebah dan manusia sudah terjalin sejak 9000 tahun yang silam. Nama lain dari Apis adalah ; Honey bee, Lebah madu. Apis diindikasikan untuk : rasa terbakar; bengkak disekitar sengatan; beberepa reaksi alergi; dan perasaan iri.
ARNICA
(Arnica montana)
Arnica termasuk famili Compositae, tumbuhan perdu dengan tinggi 25 – 30 cm berbunga kuning, dan banyak tumbuh dipadang rumput lereng pegunungan Andes, di Eropa, Asia Tengah dan Siberia. Anica sudah lama dibudidayakan sebagai tanaman jamu atau perennial herb. Di Swiss Arnica sangat akrab dengan pendaki gunung, untuk menghilangkan rasa pegal dan nyeri, para pendaki biasa mengunyah daunnya. Nama lain dari Arnica adalah; leopard,s bone; fall-kraut, mountain tobacco, sheezewort. Arnica diindikasikan untuk ; luka akibat tabrakan; trauma, kejepit akut atau kronis; lembam dan memar, lelah, angina pectoris, dan untuk melancarkan peredaran darah.
AURUM MET
(Aurum metallicum)
Aurum pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Mesir yang dikenal dengan unsur emas, tujuh abad sebelum masehi sudah dipergunakan sebagai koin. Emas banyak terdapat diberbagai negara, dan sebagai negara penghasil emas terbesar adalah Afrika Selatan, Amerika Utara, dan Australia. Emas mulai dipergunakan sebagai pengobatan pada abad kedua belas untuk keluhan jantung, dan pada abad ke duapuluh dipergunakan untuk tuberculosis. Dalam Homoeopathy diindikasikan untuk ; photobia, mau bunuh diri, autrofobia, sensitif terhadap suara, angina pectoris, nyeri pada tulang.
BARYTA CARB
(Barium carbonicum)
Baryta sangat beracun, terutama unsur bariumnya, bila dikosumsi secara langsung akan menimbulkan rasa mual dan muntah-muntah. Baryta biasanya dipergunakan untuk racun tikus dan pelapis porselin serta barang pecah belah. Pada akhir abad ke 19 atau awal abad ke 20 digunakan untuk obat tuberkolosis dan pembengkakan kelenjar. Dalam pengobatan Homoeopathic Baryta carb diindikasikan untuk : anak yang terlambat dalam perkembangan mental, fisik dan emosi, tidak percaya diri; batuk dan bronchitis; menolak orang asing; pikun dan penyakit tua lainnya; gusi mudah berdarah.
BELLADONNA
(Atropa Belladonna)
Belladonna termasuk family Solanaceae, nama lain deadly nightshade, common dwale, Atropa Belladonna, solanum furiosum, devil,s cherries, sorcerer’s cherry, witches’berry. Bagian yang digunakan sebagai obat daun dan bunga segar. Kata Atropa berasal dari nama dewa Yunani, Atropus, yang tugasnya mencabut kehidupan seseorang, adapun Belladonna mempunyai arti wanita cantik. Belladonna banyak digunakan oleh wanita Italia sebagi obat tetes mata untuk melebarkan pupil mata yang membuat mereka lebih cantik dan menarik. Dalam Homoeopathy Belladonna diindikasikan untuk : spasme, mual dan vertigo, panas tinggi, muka merah, kesadaran meracau, mengigau (delirium), sensitif terhadap cahaya, payudara meradang dan nyeri, prolapsus uteri dll.
BRYONIA
(Bryonia alba)
Bryonia termasuk famili Cucurbitaceae, mempunyai daun berwarna hijau terang dan berbuah warna hitam tumbuh liar di hutan didataran Inggris bagian Selatan, Eropa Tengah dan Selatan. Bryonia sudah terkenal sejak ribuan tahun yang lalu. Menurut Culpeper Bryonia dicampur dengan madu obat mujarab untuk membersihkan paru-paru dan batuk yang tidak sembuh-sembuh. Bryonia diindikasikan untuk : terjadi agravasi jika bergerak, rasa nyeri di otot, dada, kepala; nyeri/sakit kepala disebabkan keluhan pencernaan atau konstopasi; nyeri rematik; bronchitis; kekakuan pada sendi dan tulang.
CANTHARIS
(Cantaris vesicatoria)
Cantharis ternasuk famili Coleostera, terdapat di perancis Selatan, Spanyol dan Asia Barat. Secara tradisional digunakan untuk kutil, kebotakan, dan membangkitkan libido. Nama lain dari Cantharis ; Spanish fly, Blister Beetle. Cantharis diindikasikan untuk : rasa terbakar dan nyeri di kandung kemih; keluhan rahim urinaria, urine tidak lancar, keluar tetes demi tetes, keluhan libido, kehilangan nafsu makan.
CAPSICUM
(Capsicum anum L)
Capsicum termasuk famili Solanaceae, tanaman ini banyak tumbuh dikebun-kebun dan dibudidayakan sebagai tanaman rempah. Nama lain dari Capsicum adalah Chili pepper, Cabe merah. Dalam pengobatan Homoeopathic Capsicum diindikasikan untuk : tenggorokan rasa terbakar; keluhan prostrat; minuman beralkohol, sesak napas; selalu bernostalgia.
CHAMOMILLA
(Chamomilla)
Chamomilla termasuk famili Compositae, tumbuh liar disela-sela tanaman gandum dan jagung terutama ditanah berpasir didaratan Eropa, Afrika Utara, Amerika. Dikenal sejak abab pertama masehi, digunakan untuk keluhan pencernaan, gangguan tidak bisa tidur dan sebagai teh. Herbalis menggunakan chamomilla sebagai obat luar untuk mengatasi ganguan kulit seperti eksim dan luka bakar. Nama lian dari chamomilla adalah : corn feverfew, mutricaria chamomilla. German chamomile. Chamomilla diindikasikan untuk : mudah teriritasi; hipersensitip terhadap rasa nyeri, anak-anak yang cengeng.
CINA
(Cinnamomum cassia)
Cinnamomum termasuk famili Lauraceae. tumbuhan ini banyak tumbuh di Indonesia, dan sudah sejak lama dipergunakan sebagai rempah-rempah. Nama lain dari Cinnamomum adalah : Chinase kaneel, Chinese cinnamomum, Bastrad cinnamomum, Kayumanis cina. Penggunaan dalam Homoeopathy diindikasikan untuk : nyeri haid, tidak datang haid; rematik; epilepsi; darah tinggi.
EUPATORIUM
(Eupatorium triplinnerve)
Eupatorium termasuk famili Copositae, tumbuhan ini merupakan tumbuhan liar yang banyak tumbuh disemak-semak. Nama lain dari Eupatorium : Daun Prasman, Daun Panahan, Jukut Prasman, Raja panah. Penggunaan dalam Homoeopathic diindikasikan untuk : insomnia, sakit kepala, digigit serangga, panas dalam, gangguan pada limpa dan diare.
FERRUM PHOS
(Ferrum phosphoricum)
Ferrum Phos merupakan salah satu garam biokemik (biochemic tissue salts) dari Dr. W. Schussler. Penggunaan garam tissue adalah apabila terjadi difisiensi fungsi tubuh maka dapat dikurangi oleh garam biochemik. Nama lain dari Ferrum Phos adalah: Iron phosphate, besi fosfat, vivianite merupakan sumber ferrum phos dari alam. Penggunaan dalam Homoeopathic diindikasikan untuk : infeksi dan inflamasi pada tahan awal; keluhan pernapasan; pencernaan; nyeri dan gatal ditelinga disertai kurang pendengaran; sirkulasi darah kurang lancar; jari tangan dan kaki kebas dan dingin.
KALI BICHROMICUM
(Potassium bichromate)
Kali bich merupakan eksikator, sangat korasif dan beracun. Dalam dunia industri digunakan sebagai pewarna tekstil, fotografi dan komponen batrai listrik. Sebagai obat Homoeopathic dibuktikan pertama kali oleh Dr. Drysdale dan dipublikasikan pada tahun 1864. Nama lain Kali bich adalah Potassium bichromate. Penggunaan dalam Homoeopathic diindikasikan untuk : sinusitis, nyeri diakar hidung, nyeri didahi; tonsil bengkak dan kemerahan; flu yang sukar sembuh, ingus kehijau-hijauan; keluhan pencernaan, nyeri seperti disengat setelah makan.
LACHESIS
(Lachesis muta)
Lachesis termasuk famili Ophidia, terdapat di Amerika selatan. Anggota dari famili Rattlesnake merupakan pemburu yang agresif, bisanya sangat beracun. Nama lain lachesis ; Bushmaster Snake, dan dinami Surucucu oleh bangsa Indian. Lachesis diindikasikan untuk : keluhan sebelah kiri; penderita dipteri, pusing akibat sengatan sinar matahari; bisul, ucler dan gangren, hemorroid, darah berwarna gelap.
NUX VOMICA
(Strychnos Nux vomica)
Nux vomica tumbuh di daratan India, Myanmar, Cina, Thailand dan Australia bagian utara, nama lain Nux vomiva adalah Poison nut, Quiker buttons. Bagian yang digunakan adalah biji. Tumbuhan ini beracun, dibawa kedaratan Eropa dari Asia Tenggara pada abad ke15. Dalam Homoeopathy Nux vomica diindikasikan untuk : mengatasi ganguan pencernaan, rasa takut yang tidak normal, nyeri, putus asa, vertigo, sulit tidur, masalah haid, pernapasan dan gangguan kandung kemih dll.
PLANTAGO MAYOR
(Plantago asistica)
Plantago termasuk famili Plantaginaceae, tanaman ini tumbuh liar di kebun-kebun, di Indonesia tumbuhan ini sudah lama dipergunakan sebagai tanaman obat. Nama lain dari Plantago adalah Plantai, Daun urat, Daun sendok. Dalam pengobatan Homoeopathi Plantago diindikasikan untuk : buang air kecil tidak terkontrol; penyakit kulit, bintik-bintil, galgata, radang bengkak, jari-jari tangan, kaki dan tumit; sakit telinga; gigi sensitive bila disentuh.
SEPIA
(Sepia officinalis)
Sepia termasuk famili Dibranchiata, erat kaitannya dengan octopus dan squid. Muluska ini dapat berkamuflase dengan berubah warna dan melindungi diri sendiri dengan menyemburkan tintanya. Secara tradisional bangsa Yunani menggunakan tintanya untuk gonorhoe dan batu ginjal. Pada zaman Hahnemann digunakan sebagai pigmen oleh pelukis dan pencetak. Nama lain dari Sepia adalah Cuttlefish. Dalam pengobatan Homoeopathic diindikasikan untuk : keluhan wanita sebelum dan selama period,: menjelang menopouse, hot fluske; pusing disertai keringan dikaki dan telapak tangan.
SYMPHYTUM
(Symphytum officinale L)
Symphytum termasuk famili Borraginaceae, tanaman ini banyak tumbuh di Indonesia terutama didaerah pegunungan yang berudara dingin dan cukup sinar matahari. Nama lain dari symphytum adalah Komfrey, Kompri, Gompring, Kompering. Penggunaan Symphytum dalam Homoeopathy diindikasikan untuk : pembengkakan pada otot; tumor tulang; radang persendian; tulang retak dan diabetes.
STRAMONIUM
(Daruta Stramonium)
Stramonium termasuh famili Solanaceae, tumbuhan ini termasuk tanaman liar yang banyak tumbuh di Indonesia, berbunga warna lembayung atau putih dan sangat beracun. Nama lain dari Stramonium adalah : Kecubung, Kecubu, Kecubong. Penggunaan dalam Homoeopathy diindikasikan untuk : asma; bronchitis; kejang-kejang; gangguan ingatan; meracau, dan ketakutan
SULPHUR
(Sulphur)
Homer seorang penyair Yunani menggunakan uap sulphur untuk membersihkan rumahnya (abad 9 sebelum masehi). Di China dan Barat digunakan sebagai obat untuk gangguan kulit dan sebagai antiseptik, dikenal juga sebagai pembersih darah. Nama lain dari Sulphur adalah; Flower of sulphur, Brimstone. Sebagai obat Homoeopathic pertama kali dibuktikan oleh Dr. S. Hahnemann dan dipublikasikan dalam bukunya Materi Medica Pura. Penggunaan dalam Homoeopathic diindikasikan untuk : kulit kurang sehat, rasa gatal, digaruk kulit terasa terbakar, (unclean hebat), selfish; keluhan pencernaan; keluhan pernapasan, flu cenderung bronchitis.
TARENTULA
(Tarentula hispanica)
Tarentula terdapat di Eropa bagian selatan, nama tarentula diambil dari Tarenta suatu pelabuan di kali tungga, yang dihubungkan kalajengking. Meskipun tidak mematikan sengatannya terantism, suatu penyakit yang ditandai dengan mania atau melankolis. Nama lain dari Tarentula ; worlf Spider, Spanish Spider, Hunting Spider. Tarentula diindikasikan untuk : hiperaktif; sangat sensitif terhadap musik; tidak dapat beristirahat; angina dan keluhan jantung; keluhan wanita.
VALERIANA
(Valeriana laschenaultti)
Valeriana termasuk famili Valerianaceae, tanaman ini merupakan tumbuhan perdu, di Indonesia dibudidayakan sebagai tanaman hias. Nama lain dari Valeriana adalah Valerian. Dalam pengobatan Homoeopathic diindikasikan untuk : haid lambat dan sedikit; histerian dan terlalu sensitive, penyakit syaraf, perasaan seperti melayang-layang.
RU: 04-9882597
ACONITE
(Aconitum napellus)
Aconite termasuk kedalam famili Ranunculaceae, tumbuh dipegunungan Eropa, Rusia, dan Asia Tengah. Nama lain dari aconite adalah monk,s-shood; wolf, bone; blue rocket; friar,s cap. Dalam pengobatan Homoeopathic, Aconite diindikasikan untuk : takut yang tidak beralasan; terpapar udara dingin dan kering, penyakit akut yang tiba-tiba dan hebat, kurang istirahat, restlessness, kebas dan menggelenyar tingling.
ALLIUM CEPA
(Allium cepa)
Allium Cepa termasuk famili Liliceae, banyak tumbuh di kebun atau ditanam dipot, di Indonesia dikenal dengan sebutan bawang merah (red union). Bawang merah dipergubakan sebagai obat sejak ratusan tahun silam, yang dipergunakan secara eksternal maupun internal. Dalam pengobatan Homoeopathic diindikasikan untuk : bersin-bersin, batuk; mata dan hidung berair; demam dan hayfever.
ANACARDIUM
(Anacardium occidentale)
Anacardium termasuk famili Anacardiaceae, tumbuhan ini banyak ditanam dikebun-kebun dan dibudidayakan sebagai tanaman buah. Nama lain dari Anacardium adalah ; Jambu Monyet, Jambu Mete, Jambu Mede, Gaju. Anacardium diindikasikan untuk : phobia dan nervous; daya ingat menurun; cemas dan berkhayal; sakit otot, lepra dan penyakit kulit.
APIS
(Apis millefica)
Dalam sejarah peradaban manusia lebah dan manusia sudah terjalin sejak 9000 tahun yang silam. Nama lain dari Apis adalah ; Honey bee, Lebah madu. Apis diindikasikan untuk : rasa terbakar; bengkak disekitar sengatan; beberepa reaksi alergi; dan perasaan iri.
ARNICA
(Arnica montana)
Arnica termasuk famili Compositae, tumbuhan perdu dengan tinggi 25 – 30 cm berbunga kuning, dan banyak tumbuh dipadang rumput lereng pegunungan Andes, di Eropa, Asia Tengah dan Siberia. Anica sudah lama dibudidayakan sebagai tanaman jamu atau perennial herb. Di Swiss Arnica sangat akrab dengan pendaki gunung, untuk menghilangkan rasa pegal dan nyeri, para pendaki biasa mengunyah daunnya. Nama lain dari Arnica adalah; leopard,s bone; fall-kraut, mountain tobacco, sheezewort. Arnica diindikasikan untuk ; luka akibat tabrakan; trauma, kejepit akut atau kronis; lembam dan memar, lelah, angina pectoris, dan untuk melancarkan peredaran darah.
AURUM MET
(Aurum metallicum)
Aurum pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Mesir yang dikenal dengan unsur emas, tujuh abad sebelum masehi sudah dipergunakan sebagai koin. Emas banyak terdapat diberbagai negara, dan sebagai negara penghasil emas terbesar adalah Afrika Selatan, Amerika Utara, dan Australia. Emas mulai dipergunakan sebagai pengobatan pada abad kedua belas untuk keluhan jantung, dan pada abad ke duapuluh dipergunakan untuk tuberculosis. Dalam Homoeopathy diindikasikan untuk ; photobia, mau bunuh diri, autrofobia, sensitif terhadap suara, angina pectoris, nyeri pada tulang.
BARYTA CARB
(Barium carbonicum)
Baryta sangat beracun, terutama unsur bariumnya, bila dikosumsi secara langsung akan menimbulkan rasa mual dan muntah-muntah. Baryta biasanya dipergunakan untuk racun tikus dan pelapis porselin serta barang pecah belah. Pada akhir abad ke 19 atau awal abad ke 20 digunakan untuk obat tuberkolosis dan pembengkakan kelenjar. Dalam pengobatan Homoeopathic Baryta carb diindikasikan untuk : anak yang terlambat dalam perkembangan mental, fisik dan emosi, tidak percaya diri; batuk dan bronchitis; menolak orang asing; pikun dan penyakit tua lainnya; gusi mudah berdarah.
BELLADONNA
(Atropa Belladonna)
Belladonna termasuk family Solanaceae, nama lain deadly nightshade, common dwale, Atropa Belladonna, solanum furiosum, devil,s cherries, sorcerer’s cherry, witches’berry. Bagian yang digunakan sebagai obat daun dan bunga segar. Kata Atropa berasal dari nama dewa Yunani, Atropus, yang tugasnya mencabut kehidupan seseorang, adapun Belladonna mempunyai arti wanita cantik. Belladonna banyak digunakan oleh wanita Italia sebagi obat tetes mata untuk melebarkan pupil mata yang membuat mereka lebih cantik dan menarik. Dalam Homoeopathy Belladonna diindikasikan untuk : spasme, mual dan vertigo, panas tinggi, muka merah, kesadaran meracau, mengigau (delirium), sensitif terhadap cahaya, payudara meradang dan nyeri, prolapsus uteri dll.
BRYONIA
(Bryonia alba)
Bryonia termasuk famili Cucurbitaceae, mempunyai daun berwarna hijau terang dan berbuah warna hitam tumbuh liar di hutan didataran Inggris bagian Selatan, Eropa Tengah dan Selatan. Bryonia sudah terkenal sejak ribuan tahun yang lalu. Menurut Culpeper Bryonia dicampur dengan madu obat mujarab untuk membersihkan paru-paru dan batuk yang tidak sembuh-sembuh. Bryonia diindikasikan untuk : terjadi agravasi jika bergerak, rasa nyeri di otot, dada, kepala; nyeri/sakit kepala disebabkan keluhan pencernaan atau konstopasi; nyeri rematik; bronchitis; kekakuan pada sendi dan tulang.
CANTHARIS
(Cantaris vesicatoria)
Cantharis ternasuk famili Coleostera, terdapat di perancis Selatan, Spanyol dan Asia Barat. Secara tradisional digunakan untuk kutil, kebotakan, dan membangkitkan libido. Nama lain dari Cantharis ; Spanish fly, Blister Beetle. Cantharis diindikasikan untuk : rasa terbakar dan nyeri di kandung kemih; keluhan rahim urinaria, urine tidak lancar, keluar tetes demi tetes, keluhan libido, kehilangan nafsu makan.
CAPSICUM
(Capsicum anum L)
Capsicum termasuk famili Solanaceae, tanaman ini banyak tumbuh dikebun-kebun dan dibudidayakan sebagai tanaman rempah. Nama lain dari Capsicum adalah Chili pepper, Cabe merah. Dalam pengobatan Homoeopathic Capsicum diindikasikan untuk : tenggorokan rasa terbakar; keluhan prostrat; minuman beralkohol, sesak napas; selalu bernostalgia.
CHAMOMILLA
(Chamomilla)
Chamomilla termasuk famili Compositae, tumbuh liar disela-sela tanaman gandum dan jagung terutama ditanah berpasir didaratan Eropa, Afrika Utara, Amerika. Dikenal sejak abab pertama masehi, digunakan untuk keluhan pencernaan, gangguan tidak bisa tidur dan sebagai teh. Herbalis menggunakan chamomilla sebagai obat luar untuk mengatasi ganguan kulit seperti eksim dan luka bakar. Nama lian dari chamomilla adalah : corn feverfew, mutricaria chamomilla. German chamomile. Chamomilla diindikasikan untuk : mudah teriritasi; hipersensitip terhadap rasa nyeri, anak-anak yang cengeng.
CINA
(Cinnamomum cassia)
Cinnamomum termasuk famili Lauraceae. tumbuhan ini banyak tumbuh di Indonesia, dan sudah sejak lama dipergunakan sebagai rempah-rempah. Nama lain dari Cinnamomum adalah : Chinase kaneel, Chinese cinnamomum, Bastrad cinnamomum, Kayumanis cina. Penggunaan dalam Homoeopathy diindikasikan untuk : nyeri haid, tidak datang haid; rematik; epilepsi; darah tinggi.
EUPATORIUM
(Eupatorium triplinnerve)
Eupatorium termasuk famili Copositae, tumbuhan ini merupakan tumbuhan liar yang banyak tumbuh disemak-semak. Nama lain dari Eupatorium : Daun Prasman, Daun Panahan, Jukut Prasman, Raja panah. Penggunaan dalam Homoeopathic diindikasikan untuk : insomnia, sakit kepala, digigit serangga, panas dalam, gangguan pada limpa dan diare.
FERRUM PHOS
(Ferrum phosphoricum)
Ferrum Phos merupakan salah satu garam biokemik (biochemic tissue salts) dari Dr. W. Schussler. Penggunaan garam tissue adalah apabila terjadi difisiensi fungsi tubuh maka dapat dikurangi oleh garam biochemik. Nama lain dari Ferrum Phos adalah: Iron phosphate, besi fosfat, vivianite merupakan sumber ferrum phos dari alam. Penggunaan dalam Homoeopathic diindikasikan untuk : infeksi dan inflamasi pada tahan awal; keluhan pernapasan; pencernaan; nyeri dan gatal ditelinga disertai kurang pendengaran; sirkulasi darah kurang lancar; jari tangan dan kaki kebas dan dingin.
KALI BICHROMICUM
(Potassium bichromate)
Kali bich merupakan eksikator, sangat korasif dan beracun. Dalam dunia industri digunakan sebagai pewarna tekstil, fotografi dan komponen batrai listrik. Sebagai obat Homoeopathic dibuktikan pertama kali oleh Dr. Drysdale dan dipublikasikan pada tahun 1864. Nama lain Kali bich adalah Potassium bichromate. Penggunaan dalam Homoeopathic diindikasikan untuk : sinusitis, nyeri diakar hidung, nyeri didahi; tonsil bengkak dan kemerahan; flu yang sukar sembuh, ingus kehijau-hijauan; keluhan pencernaan, nyeri seperti disengat setelah makan.
LACHESIS
(Lachesis muta)
Lachesis termasuk famili Ophidia, terdapat di Amerika selatan. Anggota dari famili Rattlesnake merupakan pemburu yang agresif, bisanya sangat beracun. Nama lain lachesis ; Bushmaster Snake, dan dinami Surucucu oleh bangsa Indian. Lachesis diindikasikan untuk : keluhan sebelah kiri; penderita dipteri, pusing akibat sengatan sinar matahari; bisul, ucler dan gangren, hemorroid, darah berwarna gelap.
NUX VOMICA
(Strychnos Nux vomica)
Nux vomica tumbuh di daratan India, Myanmar, Cina, Thailand dan Australia bagian utara, nama lain Nux vomiva adalah Poison nut, Quiker buttons. Bagian yang digunakan adalah biji. Tumbuhan ini beracun, dibawa kedaratan Eropa dari Asia Tenggara pada abad ke15. Dalam Homoeopathy Nux vomica diindikasikan untuk : mengatasi ganguan pencernaan, rasa takut yang tidak normal, nyeri, putus asa, vertigo, sulit tidur, masalah haid, pernapasan dan gangguan kandung kemih dll.
PLANTAGO MAYOR
(Plantago asistica)
Plantago termasuk famili Plantaginaceae, tanaman ini tumbuh liar di kebun-kebun, di Indonesia tumbuhan ini sudah lama dipergunakan sebagai tanaman obat. Nama lain dari Plantago adalah Plantai, Daun urat, Daun sendok. Dalam pengobatan Homoeopathi Plantago diindikasikan untuk : buang air kecil tidak terkontrol; penyakit kulit, bintik-bintil, galgata, radang bengkak, jari-jari tangan, kaki dan tumit; sakit telinga; gigi sensitive bila disentuh.
SEPIA
(Sepia officinalis)
Sepia termasuk famili Dibranchiata, erat kaitannya dengan octopus dan squid. Muluska ini dapat berkamuflase dengan berubah warna dan melindungi diri sendiri dengan menyemburkan tintanya. Secara tradisional bangsa Yunani menggunakan tintanya untuk gonorhoe dan batu ginjal. Pada zaman Hahnemann digunakan sebagai pigmen oleh pelukis dan pencetak. Nama lain dari Sepia adalah Cuttlefish. Dalam pengobatan Homoeopathic diindikasikan untuk : keluhan wanita sebelum dan selama period,: menjelang menopouse, hot fluske; pusing disertai keringan dikaki dan telapak tangan.
SYMPHYTUM
(Symphytum officinale L)
Symphytum termasuk famili Borraginaceae, tanaman ini banyak tumbuh di Indonesia terutama didaerah pegunungan yang berudara dingin dan cukup sinar matahari. Nama lain dari symphytum adalah Komfrey, Kompri, Gompring, Kompering. Penggunaan Symphytum dalam Homoeopathy diindikasikan untuk : pembengkakan pada otot; tumor tulang; radang persendian; tulang retak dan diabetes.
STRAMONIUM
(Daruta Stramonium)
Stramonium termasuh famili Solanaceae, tumbuhan ini termasuk tanaman liar yang banyak tumbuh di Indonesia, berbunga warna lembayung atau putih dan sangat beracun. Nama lain dari Stramonium adalah : Kecubung, Kecubu, Kecubong. Penggunaan dalam Homoeopathy diindikasikan untuk : asma; bronchitis; kejang-kejang; gangguan ingatan; meracau, dan ketakutan
SULPHUR
(Sulphur)
Homer seorang penyair Yunani menggunakan uap sulphur untuk membersihkan rumahnya (abad 9 sebelum masehi). Di China dan Barat digunakan sebagai obat untuk gangguan kulit dan sebagai antiseptik, dikenal juga sebagai pembersih darah. Nama lain dari Sulphur adalah; Flower of sulphur, Brimstone. Sebagai obat Homoeopathic pertama kali dibuktikan oleh Dr. S. Hahnemann dan dipublikasikan dalam bukunya Materi Medica Pura. Penggunaan dalam Homoeopathic diindikasikan untuk : kulit kurang sehat, rasa gatal, digaruk kulit terasa terbakar, (unclean hebat), selfish; keluhan pencernaan; keluhan pernapasan, flu cenderung bronchitis.
TARENTULA
(Tarentula hispanica)
Tarentula terdapat di Eropa bagian selatan, nama tarentula diambil dari Tarenta suatu pelabuan di kali tungga, yang dihubungkan kalajengking. Meskipun tidak mematikan sengatannya terantism, suatu penyakit yang ditandai dengan mania atau melankolis. Nama lain dari Tarentula ; worlf Spider, Spanish Spider, Hunting Spider. Tarentula diindikasikan untuk : hiperaktif; sangat sensitif terhadap musik; tidak dapat beristirahat; angina dan keluhan jantung; keluhan wanita.
VALERIANA
(Valeriana laschenaultti)
Valeriana termasuk famili Valerianaceae, tanaman ini merupakan tumbuhan perdu, di Indonesia dibudidayakan sebagai tanaman hias. Nama lain dari Valeriana adalah Valerian. Dalam pengobatan Homoeopathic diindikasikan untuk : haid lambat dan sedikit; histerian dan terlalu sensitive, penyakit syaraf, perasaan seperti melayang-layang.
Ustaz Abd Aziz bin Harjin
Pensyarah
Universiti Teknologi MARA Perlis
02600 Arau, Perlis
MALAYSIA
HP: 013-4006206
PJ: 04-9882701RU: 04-9882597

No comments:
Post a Comment